Postingan

Gambar
  TUBUHKU HIDUP,JIWAKU TERTINGGAL DI KEJADIAN ITU   Selamat,tapi hidup dengan trauma seumur hidup. Diawal, kehilangan terasa seperti sesuatu yang masih bisa kutipu, aku masih bangun pagi. Masih tertawa diwaktu yang tepat. Masih menjawab ”aku baik-baik saja”tanpa terdesak.aku menyebut diriku selamat hanya karna aku tidak mati.   Padahal sejak hari itu, ada bagian dari diriku yang berhenti hidup. Waktu tidak menyembuhkan apapun.ia hanya membuat rasa sakit berubah bentuk.dari yang berisik menjadi sunyi.dari tangis menjadi beban didada yang tidak pernah pergi. Bulan demi bulan berlalu, dan luka nya tidak mengecil,ia menetap.tenang.dalam.mengakar.   Aku mencoba melawan kehilangan ini dengan segala cara yang kupunya.dengan logika.dengan do’a.dengan memaksa diriku kuat meski berdarah.aku berharap suatu hari tubuhku menyerah lebih dulu dari pada ingatanku. Ia tidak pergi.ia tinggal dan menuntut ditempati.   Aku seperti orang yang selamat dari kecelakaan besar. Dun...

NILAI-NILAI BUDAYA PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

      NILAI-NILAI BUDAYA PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK     JULIANTI 0101.23.0002 INSTITUT AGAMA ISLAM TAFAQQUH FIDDIN DUMAI EMAIL: JULIANTI01012004@GMAIL.COM   Abstrak Nilai-nilai budaya memiliki peran strategis dalam proses pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai-nilai budaya yang mencerminkan identitas dan jati diri bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran nilai-nilai bu daya dalam membentuk karakter peserta didik serta relevansinya dalam praktik pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan budaya dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai budaya seper...

BAB V PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI

Gambar
  BAB V PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI   A.        PENDAHULUAN    Pendidikan merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan. Dalam perspektif antropologi, pendidikan dipandang sebagai bagian integral dari proses kebudayaan yang berlangsung secara turun-temurun melalui mekanisme pembelajaran sosial (social learning). Artinya, pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, di mana nilai, norma, dan pengetahuan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya (Koentjaraningrat, 2009). Dengan demikian, pendidikan berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya (cultural transmission) yang menjaga kesinambungan identitas suatu masyarakat.   Pendekatan antropologis terhadap pendidikan menempatkan manusia sebagai makhluk sosial dan kultural yang belajar melalui interaksi dengan lingkungannya. Pendidikan tidak sekadar ...